Ali Syari'ati, tokoh idealis metafisik yang bersedia untuk mengorbankan miliknya yang paling berharga demi sebuah idealisme. Dia belajar & melakukan observasi tanpa kehilangan konsentrasi pada tujuannya. Rasa ingin taunya yang besar dan penerimaannya terhadap ide-ide baru membuat ia bisa mengartikulasikan bahasa baru. Ia berjalan pada konsepsi oriental tentang cinta platonik.